Jumat, 15 Mei 2015

Alat Tempur MPASI - Part II

Nulis lagi...

Mau share peralatan MPASI apa aja yang diperluin buat mpasi baby nanti..
sebenernya peralatan-peralatan ini gw juga belum beli, mungkin di weekend depan, tapi list-nya kira-kira seperti ini.. (ini bisa jadi referensi untuk dikadoin juga loh..)
Tempat beli peralatan ini bisa di toko baby / baby shop, online shop atau di pasar (untuk panci, dll)

1. Baby Food Processor
Rata-rata ibu yang baby-nya mpasi punya baby food processor, baby food processor ini banyak macam / jenis dan merk-nya, ada FBP yang bisa mengukus+menghaluskan/mencincang+menghangatkan makanan, ada yang mengukus+menghaluskan aja, ada yang cuma mengukus aja / menghaluskan aja.
Merk ada Little Giant, Chicco, Philips Hand Blender, Avent Steamer, Avent Mini Blender, Takahi Blender, Pumpee Chopper, Beaba Babycook, dll.
Untuk Nuel, nantinya mau beli Little Giant, kenapa? karena Little Giant ini udah punya fungsi mengukus + menghaluskan dan menghangatkan mpasi, dan ga kalah penting harganya ga terlalu mahal (harga : sekitar Rp 600,000)
1355982164LG4960 copy

2. Slow cooker
Slow cooker ini merupakan andalan ibu pekerja kaya gw, dimana kita bisa membuat makanan dengan mudah. Slow cooker ini memasak makanan atau bahan makanan menjadi bubur dan atau makanan yang lunak untuk selanjutnya tinggal dihaluskan.
Karena masaknya juga slow aka lambat (biasanya sekitar 6 jam) jadi proses masak dimulai dari malam hari sehingga pas pagi saatnya makan sudah siap --> andalan ibu pekerja kan.. hehehehe
Merk slow cooker yang terkenal adalah Takahi Slow Cooker, dan terdapat 2 ukuran : 0.7 L dan 1.2 L
(harga : 0.7L 310.000, 1.2 L 490.000).
Beruntungnya, si mama udah punya slow cooker Takahi ini, jadi ga usah beli deh hehehe...
takahi slow cooker crockery pot 


3. Munchkin Fresh Feeding Set
Munchkin Fresh Feeding Set ini adalah paketan perlengkapan MPASI yang terdiri dari Munchkin Food Grinder ditambah Munchkin Fresh Food Feeder.
Munchkin Food Grinder adalah alat untuk menggiling makanan dengan tangan tanpa membutuhkan energi listrik, jadi cocok untuk dibawa bepergian :)
Munchkin Fresh Food Feeder adalah jaring-jaring yang bisa diisi buah potong, alat ini cocok kalau ibu mau mengajari anak untuk Baby Led Weaning (BLW). 
Harga : Rp 200.000

munchkin fresh feeding set 


4.  Baby Cubes
Baby cubes ini juga cocok untuk ibu pekerja, untuk nyimpen bahan makanan untuk dibekuin di freezer. bahan dari baby cubes ini plastik BPA Free, jadi aman untuk bayi.
Harga baby cubes ini di OLshop : Rp 105.000 untuk baby cubes isi 40 mL (isi 1 tray 8 cubes)
babycubes all size 

5. Freezer Pods
Freezer pods ini sama fungsinya dengan baby cubes untuk menyimpan makanan matang di freezer. Freezer pods ini terbuat dari bahan silicon jadi lebih lentur, dan karena lentur ini makanan jadi lebih mudah dikeluarkan dari wadahnya. Rencananya ini mau dipake untuk menyimpan kaldu.
Walaupun bahan silicone, bahan nya BFA Free kok :)
Harga : Rp 195.000



 6. Container plastik Lock n Lock
Container ini untuk tempat menyimpan tepung untuk makanan anak, misal tepung beras merah.
Harga sekitar Rp 40.000/container.
 

7. Perasan Jeruk
Perasan jeruk ini Nuel udah punya, 1 set dengan sterilizernya...
crown cr  digital sterilizer 888  

8. Tommee Tippee Twin Taste Set
Ini tempat makan yang dipengenin, sebenernya udah punya Pigeon Feeding Set, tapi tetep aja pengen TomTip yang ini :)). Mangkok makan ini terdiri dari 2 bagian, jadi memudahkan pemberian makanan yang berbeda, dan ada penutup mangkoknya.
Selain itu, tempat makan, penutup dan sendok juga bisa dikunci jadi satu set jadi memudahkan bepergian ataupun penyimpanan (ini kelebihannya).

Tempat makan ini banyak macam & merk-nya, ada Pigeon, Munchkin, TomTip, Beaba, dll.
Harga 1 set :Rp 75.000 / set (mangkok dan sendoknya), dan tersedia 2 warna biru dan hijau.
Tommee Tippee Twin Taste Set 

9. Botol Sendok
Botol sendok ini bisa digunakan untuk memberikan bubur atau jus, dan lebih praktis kalau dibawa pas jalan-jalan, makanan baby tinggal dimasukin aja ke dalam botol.
Botol Pigeon ini ada beberapa merk : Pigeon, Puku, Little Baby, Munchkin.
Nuel udah punya botol sendok ini dari kado, merknya Pigeon :)
http://asibayi.com/wp-content/uploads/2010/12/pigeon-weaning-spoon-bottle.jpg
Ini harganya 57.000 isi 240 mL












10. Sendok dan Garpu
Biasanya sendok garpu ini sudah sepaket dengan tempat makan, di TomTip sih udah sepaket. Merk sendok garpu ini juga macam-macam, ada : TomTip, Simba, Avent, Pigeon.
Gw sih tertarik yang TomTip (tetep...) TomTip Heat Sensing Spoon, jadi sendok ini bisa berubah warna dari merah ke kuning jika terkena makananan yang terlalu panas (berguna kan... *pembelaan*)

Harga : Rp 42.000 isi 2 sendok

TommeeTippee Heat Sensing Spoons (Sendok Sensor) 

11.  Training Cup
Kalau training cup ini mungkin nanti-nanti mulai dicoba ke Nuel, di usia 8 bulan, mungkin.
Training Cup ini adalah cup yang digunakan untuk melatih transisi antara minum menggunakan botol-dot menjadi gelas seperti orang dewasa. Jika bayi telat dilatih maka akan ada ketergantungan menggunakan botol-dot sampai besar.

Explora First Sips
ini bisa digunakan sejak umur bayi 4m++
Harga : Rp 85.000/botol
Tommee Tippee Explora First Sips

12. Tempat duduk pas makan
Momen makan ini merupakan momen saat anak belajar duduk, jadi lebih baik didudukkan di kursi bayi / mungkin bisa menggunakan bouncher terlebih dahulu. Tempat duduk ini banyak jenisnya, ada yang kursi tinggi, seperti kursi makan bayi di restoran atau kursi makan yang pendek dan biasanya bisa diletakkan diatas kursi lain.
Nuel rencananya mau beli kursi pendek aja, seperti ini :


Harganya antara 400.000 rupiah-an, tergantung merk, jenis dan tokonya :)

13. Slabber
Slabber / celemek ini penting biar pas makan bajunya ga kotor semua..

14. Barang dapur lainnya, karena kalau bisa barang-barang ini dikhusukan hanya untuk makanan bayi saja
Barang dapur ini : panci untuk rebus-merebus (bergagang), panci untuk mengukus (karena ada beberapa ibu yang lebih prefer mengukus menggunakan panci dibanding food processor, karena mengukus memang lebih baik mengukus dalam panci, dan wadah untuk 1 bahan dengan lain dibedakan, misal dalam satu waktu ingin mengukus apel dan kabocha, maka dalam 1 panci kukus dipisah 1 wadah stainless untuk mengukus apel dan 1 wadah lain untuk kabocha), pisau, talenan, dan saringan kawat (untuk menyaring makanan baby)

Sepertinya itu aja deh barang-barang yang terpikirkan untuk mpasi. Barang-barang ini ga semuanya wajib punya, semua balik lagi ke kebutuhan dan finansial, kalau ada dari kado kenapa ga digunain aja dan ga usah beli lagi.. atau bisa juga minta untuk dikadoin (hahahahaa....)...

oh ya, 1 lagi yang gw beli buat mpasi :
Buku MPASI 
 

Ini gw udah beli di Gramedia Metropolitan Mall Bekasi, harganya 47,000 rupiah, belum selesai baca sih, tapi kalau liat sekilas cukup lengkap, ada panduan mpasi, apa aja yang boleh-dan belum boleh dimakan sesuai usia, bahan apa aja yang boleh dibekuin dan yang ga boleh dibekuin, dll.

Sekian dulu dari saya.. selamat mulai berburu untuk ibu-ibu yang anaknya akan mulai mpasi, semoga tulisan 2 ronde ini berguna, yang terpenting sih menu makanan si anak, biar makannya lahap dan ga ada drama GTM. Yeah!!!!!

Happy Friday and Happy weekend all,

Regards,
ErikaIda & Nuel

Kamis, 14 Mei 2015

Alat Tempur MPASI


 

Thank God it's Friday..

Hari Jumat kejepit dan musti masuk ke kantor.. lalalayeyeye!! disyukuri aja :)

Hari ini Nuel udah 5 bulan dan bulan depan siap mpasi.

Apa itu mpasi?

MPASI adalah Makanan Pendamping ASI, jadi di usia 6 bulan, bayi selain mendapatkan asi / sufor sudah bisa diberikan makanan juga. Mpasi ini diberikan karena kebutuhan nutrisi bayi pada usia 6 bulan tidak bisa diperoleh dari ASI saja, jadi nutrisi lain-lain ini diperoleh dari makanan.
Hasil dari baca sana sini, mpasi di bulan ke-6 ini masih diberikan dalam bentuk yang encer karena sistem pencernaan bayi masih transisi dari ASI (yang encer) ke makanan, jadi sebisa mungkin makanan bayi di usia 6 bulan juga encer (biasanya ditambah ASIP / sufor) contoh : pure kabocha + ASIP, lama kelamaan viskositas makanannya baru dinaikkan sampai nantinya bayi siap menerima makanan keras (atau makanan yang seperti papa-mamanya) makan.

Pada awal-awal mpasi (hasil dari baca) ini yang biasanya dilakukan :
- awal mpasi bayi biasanya diberi makan 1 kali sehari, baru pas minggu ke-2 bisa diberikan 2x sehari (pagi-sore atau siang-sore ini bisa disesuaikan dengan aktivitas bayi dan ibu) dan pada bulan ke-7 sudah bisa diberikan 3x (sarapan-makan siang-makan sore/makan malam).

- awal mpasi, jumlah yang dimakan juga tidak terlalu banyak (contoh 3 sdm), dan lama-kelamaan baru ditingkatkan jumlah makanannya.

- awal mpasi, pada 2 minggu pertama diberikan makanan tunggal (contoh buah 1 jenis saja / sayur 1 jenis saja / cereal 1 jenis saja), minggu ke-3 baru bisa diberika kombinasi (contoh 2 buah dijadiin 1 / buah + sayur).

- awal mpasi, makanan yang biasanya diberikan sayur (kentang, labu parang, zucchini, kabocha, kacang hijau, tomat, ubi tapi untuk ibu harus hati-hati karena ada beberapa bayi yang perutnya jadi ber-gas karena makan ubi) / buah (pisang, pir, apel, alpukat, pepaya, jeruk) / cereal (beras coklat / beras merah / beras putih), dan biasanya pas 6bulan 3w mulai diperkenalkan dengan kaldu ayam / kaldu sapi / kaldu sayur. 

- awal mpasi, biasanya menerapkan sistem 3H/4H (lupa nama sistemnya), jadi baby diberikan makanan yang sama selama 3/4 hari berturut-turut, ini untuk melihat apakah ada reaksi alergi / tidak pada bayi, apakah pup bayi jadi susah / tidak, dll. Apabila setelah 3 hari baby tidak masalah berarti jenis makanan itu aman, tetapi bila sekali diberi makanan (contoh jenis A) sudah ada alergi / pup susah, makanan jenis A dihentikan dan diganti dengan makanan lain, tetapi makanan jenis A tetap diberikan tapi di lain hari.

- awal mpasi harus menciptakan suasana nyaman dan menyenangkan untuk baby, jadi baby senang dengan aktivitas makan dan ga ada aksi GTM (Gerakan Tutup Mulut) yang katanya horor untuk para mama..apabila anak makan lebih dari 30 menit, lebih baik makanan dibuang / aktivitas makan ini tidak dilanjutkan karena rasa makanan pasti sudah beda dan sudah ga enak.

- apabila anak menolak pada  1jenis makanan, para mama tidak perlu khawatir, tetap dicoba di lain hari, kalau perlu dikombinasi dengan bahan lain, siapa tau anak jadi suka :)
contoh : anak menolak diberi puree pepaya, di hari lain bisa dikombinasikan puree pepaya + jeruk baby

- untuk para working-mom seperti saya, ada metode pembekuan makanan, jadi makanan dibuat (misalnya di awal minggu) untuk 1 minggu kedepan, makanan ini dimasukkan ke dalam baby cubes (baby cubes akan dijelaskan nanti yaa), dan baby cubes ini dimasukkan ke dalam freezer. Apabila ingin dimakan, metode penyiapannya sama seperti ASIP beku kok :)

- pada saat awal pemberian makanan, bisa mulai diajarkan kepada anak kalau makan itu harus dalam keadaan duduk (bisa duduk di stroller atau booster seat untuk baby) jadi makan itu bukan dalam keadaan anak digendong / dibawa keliling-keliling sekitar komplek (ini juga harus disampaikan ke pengasuh anak agar memberikan makan pada anak kondisi anak duduk di kursinya) --> ini jadi PR banget buat gw.. hahaha

- pada mpasi juga ada metode BLW (Baby-Led-Weaning) yaitu konsep ngasih makan ke bayi dengan cara bayinya ngambil makanan dan makan sendiri, berbeda dengan cara konvensional yang memberikan makanan secara bertahap dengan disuapi, BLW ini meng-skip aneka puree dan bubur, jadi baby langsung dikasih potongan besar makanan, yang soft-coked untuk jenis buah/sayuran yang masih terlalu keras. --> sepertinya Nuel ga akan menggunakan BLW ini :)

Bagaimana pemberian ASI saat bayi sudah mulai MPASI? ASI tetap diberikan sesuai dengan keinginan bayi, tetapi (mungkin) jumlah yang diminum berkurang karena bayi sudah mulai mendapatkan makanan, walaupun di bulan pertama mungkin berkurangnya belum signifikan karena jadwal makan bayi yang hanya 1x atau 2x sehari dan masih makan pure juga.

Bagaimana dengan pemberian air putih? kalau dari hasil nanya-nanya sama temen yang anaknya udah mpasi, pas awal dia hanya kasi ASIP, untuk minum selama makan juga asip, dan pada minggu ke-2 baru diberikan air putih (pada saat makan aja loh yaa...) dan hanya dalam jumlah sedikit (20-30 mL)..

bagaimana dengan gula & garam? Nah, ini dari hasil baca katanya bayi tidak perlu ditambahkan gula & garam pada makanannya, karena ginjal bayi belum cukup kuat untuk mencerna gula dan garam, jadi rasa manis dan asin bisa diperoleh dari bumbu lain / rempah2 lain.. 

Konsep awal MPASI aja udah segini panjang, untuk alat-alatnya di postingan selanjutnya yaa...

Konsep diatas hanya dari baca sana-sini dan apabila ada tambahan / koreksi dipersilahkan loh yaaa, kan kita sama-sama belajar :)

Regards,
ErikaIda & Nuel

Senin, 11 Mei 2015

What's in mommy bag??

Apa yang ada di tas mama???

Semenjak jadi buibu, kalau mau kemana-mana sama anak, pasti banyak printillannya.
Biasanya kalau ke mall, ke gereja, ke rumah sakit yang cuma 2-3 jam, ini yang selalu ada di tas :
1. Tisu basah
Tisu basah ini barang yang wajib dibawa kemana-mana, karena siapa tau baby pup pas dibawa jalan dan ngebersihinnya pake tisu basah ini atau pas baby lagi masa-masanya masukin tangan ke mulut (kaya Nuel), tisu basah ini jadi barang wajib untuk bersihin tangannya.
Tisu basah Nuel yang merk standard aja, Cussons Baby warna biru, karena baunya soft, dan Cussons ini sering promo 'Buy one get one' (emak-emak hemat).


2. Minyak Telon
Ini juga barang wajib untuk menghangatkan baby (siapa tau jalannya pulang malem :))
Minyak telon Nuel merk Konicare, Konicare ini ada 2 jenis minyak telon, warna kuning & ungu, Nuel punya 2-2 nya, tapi lebih sering botol kuning (kelebihan botol ungu ada anti serangganya)
 

3. Popok sekali pakai
Apalagi ini, wajib sekali, pasti kan baby pipis dalam perjalanan, dan popoknya wajib diganti.
Nuel make merk MamyPoko size M, dan tipe perekat (bukan celana).
Image result for mamypoko 

4. Baju & celana ganti
Baju ganti ini juga wajib (semua wajib yaaa... haha), siapa tau bajunya basah karena keringetan / gumoh / kalo Nuel basah karena ngeces, jadi baju musti diganti drpd masuk angin.

5. Tissu kering / lap tangan
Tisu kering ini dipake kalo lap keringet / bekas ngences..

6. Lampin / bedong
Ini biasanya gw bawa 1 / 2 biji buat alas stroller / alas kalau abang tidur, jadi berguna kok bawa lampin kemana-mana

7. Apron
Ini untuk penutup pas menyusui, kalau-kalau harus menyusui di tempat umum, tapi sebisa mungkin kalau mau nyusuin gw ke nursery room.

8. Slabber / celemek
Ini ga wajib sih, cuma karena Nuel kadang gumoh, jadi kalau habis nyusu suka gw pasangin slabber ini.

Sepertinya itu aja barang-barang yang dibawa pas bepergian, barang-barang ini gw masukin ke tas kecil (bukan tas bayi, karena dari awal ga suka pake tas bayi, dan biar papanya juga bisa makenya)..

sekian deh ahhhh, udah jam makan siang.. mari makan siang!!!

regards,
erikaida & Nuel

Hospital, i'm coming!!

Hiiiiii!


Kepagian sampai kantor, jam 6,45 udah dikantor aja :)

Pagi ini mau flashback ke 5 bulan lalu, pas lagi gedabrak-gedubruk mau ke rumah sakit..
Di tulisan sebelumnya, gw pernah cerita kejadian pecah ketuban di 38w1d, jadi pas lagi enak-enaknya tidur ehh tengah malam ada air merembes di celana (dikira gw ngompol), cepet-cepet bangun, tapi airnya malah ga bisa ditahan dan terus nyucur membasahi celana dan seprei, bangunin suami (dan emang gw udah feeling itu air ketuban karena airnya ga bisa ditahan, beda dengan pipis, pipis masih bisa ditahan, dan air ketuban ini ga berbau, kalau pipis kan bau pesing yaa...).

Suami bangunin papa-mama, dan mama yang dulunya juga pernah pecah ketuban, langsung nge-iya-in kalo itu air ketuban.. kalau mau lebih yakin, sebenernya kita bisa nyediain kertas lakmus merah (bisa dibeli di apotek). Air yang merembes ini diteteskan ke kertas lakmus, kalau kertas lakmus berubah warna (merah --> biru) maka itu pasti air ketuban.
 
Air ketuban normalnya akan memiliki warna yang bening sampai dengan kekuningan. Selain itu, air ketuban yang normal dan sehat, tidak akan menimbulkan bau.(http://www.vemale.com/topik/kehamilan/53708-cara-ketahui-ciri-air-ketuban-pecah-tes-ph.html).

Jadi, kalau untuk mommy yang merasakan ada rembesan air yang ga bisa ditahan, bisa waspada kalau-kalau itu air ketuban, bisa dicek juga dengan menggunakan kertas lakmus merah yaaa...

Nahhh, karena kejadian pecah ketuban ini di luar perkiraan, gw belum nyiapin barang yang akan dibawa untuk ke rumah sakit (ini salahnya, harusnya dari 36W bisa mulai dicicil barang yang akan dibawa, dimasukkan ke dalam 1 tas, dan kalau bisa dibawa terus di mobil, jadi kalau ada kejadian seperti ini barang-barang udah siap dan gak ngerepotin nantinya *tips*)..jadilah suami yang kebingungan masukin semua barang (udah panik juga hehehe...).

Jadi barang-barang apa yang perlu dibawa ke RS? kalau dari pengalaman gw, sih ini :

1. Buku kontrol kehamilan & hasil pemeriksaan lab yang pernah dilakukan selama kehamilan
Add caption



Meskipun di RS sudah ada rekam medis kita, tapi lebih baik buku ini dibawa juga, biar ga ribet kalau mau review riwayat kehamilan kita :)








2. Baju daster menyusui, bra menyusui dan celana dalam
Banyaknya baju, bra dan celana disesuaikan berapa lama ibu akan menginap, kalau awal mungkin bisa bawa 2 daster, 4 bra, dan 4 celana dalam, kalau sudah kotor bisa nitip yang jaga untuk membawakan lagi dari rumah :)
Daster menyusui ini biasanya yang ada kancing depan, jadi memudahkan ibu untuk menyusui :)

3. Gurita Ibu (2 buah)
Gurita / stagen ini  diperlukan untuk mengembalikan bentuk perut ibu ke bentuk semula, gurita ini jenisnya juga macem-macem, ada yang lilit, ada yang ikat..
Kemarin gw bawa 2 biji gurita ke RS. Gurita gw beli di Fany Babyshop (di online / baby shop lain juga ada kok).


4. Pembalut (1 bungkus)
Pembalut ini khusus untuk ibu pasca melahirkan, pembalut lebih panjang dan memang selepas melahirkan jumlah darah yang keluar banyak dan bisa ganti pembalut berkali-kali..
pembalut kemarin gw beli di Fany juga, dan beli 2 bungkus (2 bungkus pun masih kurang, karena darah keluar bisa selama masa nifas (kurleb 40 hari))..

5. Baju pulang RS (1 stel)
Boleh baju daster / kaos / kemeja dengan bawahan apapun, senyamannya ibu, untuk ibu menyusui lebih baik yang ada kancing depannya..

6. Baju tidur & baju ganti suami
Malam setelah kita melahirkan pasti suami akan jagain kita di RS, jadi lebih baik kita bawakan baju tidurnya & baju ganti untuk keesokan harinya.

7. Peralatan mandi (sabun, sampo, sikat gigi & pasta gigi, handuk, sisir)
Ada beberapa RS yang menyediakan peralatan mandi sendiri, tapi untuk lebih aman lebih baik bawa sendiri dari rumah :)

8. Sandal untuk di RS 
Kemarin gw bawa sandal hotel biar gampang mobilisasi kemana-mana..

9. Barang pribadi (chargeran HP, HP, kamera (kalau mau video-in selama proses), dompet termasuk KTP, kartu rumah sakit, dan uang tunai)

10. Baju bayi 
Ini ga perlu bawa banyak-banyak karena selama di RS, baby akan pakai baju dari RS (termasuk popok sekali pakainya), kita cukup bawa 1-2 stel baju pulang yang bagus karena kemarin sebelum pulang abang ada sesi pemotetran hehehehe...
selain baju, bisa bawa 1 lampin untuk bedong baby biar ga masuk angin, bawa topi, sarung tangan & kaki..

11.  Last but not least, alat make up (bedak, lipstik, mascara) biar ga kusem-kusem amat kalau ada yang jenguk :)

Barang-barang tadi dimasukkan deh ke dalam 1 tas dan siap dibawa ke RS.. :)

semoga tulisan ini membantu yaaaa, mommy.. 

selamat hari Selasa,
regards
erikaida & Nuel







Penyiapan ASIP

Mau lanjut postingan lagi ahhh.. tentang bagaimana menyiapkan asip utk baby pas ditinggal kerja (ini sih pengalaman pribadi ya, siapa tau bisa jadi masukan untuk para working-mom lain yang masa cutinya udah mau habis atau bisa juga dikoreksi kalau ada yg salah biar nambah pengetahuan...)

Step by step yaa..
Untuk minum abang esok hari gw selalu nyiapin malam sebelumnya, jadi begitu sampai rumah, beberes (mandi, dll) - main sama abang (termasuk nyusu, gantiin baju tidur, gantiin popok, dll), kalau abang udah tidur baru beberes (termasuk sterilisasi botol asip & dot, mindahin asip di kantor, dan nyiapin minum abang buat besok).

Step 1 :
Gw biasanya nyiapin 9 botol @ 100 mL (100 mL untuk 1 kali minum), masing-masing botol dinomorin 1 - 9, jadi mempermudah pengasuh. Dari 9 botol gw isi 3 asip beku dari freezer + 6 asip fresh (perahan di kantor pas hari itu).
Kenapa hanya 3? karena gw pernah baca di suatu artikel, kandungan ASI berubah dari bulan ke bulan mengikuti perkembangan baby, jadi nutrisi dalam ASI untuk baby 2 bulan berbeda untuk baby 3 bulan, itulah alasan dalam 9 botol selalu ada ASIP fresh.
Mengenai perbandingan 1 : 3 atau 4 : 5 itu bebas, tergantung mommy, yang penting dalam 1 hari baby tetap dapet ASI fresh dan untuk asip beku gw tetap ngikutin prinsip FIFO (first in first out) :)

Step 2 :
Asip fresh biasanya gw masukin ke botol 1, 2, 4, 6, 8 dan 9. Kenapa??? karena ASIP beku dari freezer yang gw keluarin pas malam (sekitar jam 1/2 9 malam), belum tentu cair total pas pagi, padahal botol 1 & 2 biasanya diminum pagi, antara jam 6-10 pagi, dan ga gw taro paling belakang karena kalau ASIP nomor terakhir ga diminum bisa dibekuin (ga mubazir), sedangkan kalau asip beku ditaro di nomor terakhir, kalau ga diminum mau ga mau harus dibuang, karena ga bisa dibekuin lagi... (IMHO)
nah, itu gunanya tiap botol diberi nomor.. :)

Step 3
ke-9 botol yang sudah berisi ASIP akan dimasukkan ke dalam wadah plastik (punya gw merk Claris seperti ini) :
Image result for wadah claris 

Wadah ini muat 9 botol dan sesudah itu langsung dimasukin ke kulkas biasa (bukan freezer loh yaa)

Step 4 
ASIP yang mau diminum, dikeluarin dari kulkas, dan direndam dalam wadah berisi air hangat, sampai asip suam-suam kuku..

Step 5 
ASIP siap diminum baby, pastiin juga botol / wadah pemberian ASIP steril :)

Begitulah mommy, semoga bisa jadi masukan untuk working mom yang lain..

Regards,
erikaida


Minggu, 10 Mei 2015

Emak-emak galau

 

Monday already, May 11, 2015..

Senin lagi... 
Senin itu jadi hari paliiiiing berat karna harus ninggalin anak lagi untuk kerja.. :( *kebiasaan2haribersamaabang*, dan menurut laporan mama, kalo senin gini abang susah nyusu dari dot karena udah kebiasaan nyusu langsung.. yang biasanya bisa nyusu 750 mL-an jadi cuma 650-mL :(

Sabtu kemarin akhirnya abang diimunisasi PCV dan Rotavirus I, setelah jadwal seharusnya dilewatin (harusnya di Mar-2015). 
Pas kemarin imunisasi, abang udah 4 bulan 3 minggu, berat badannya udah 8,6 kg dan panjangnya 66 cm.. YEAH!
dan 1 bulan lagi abang mulai MPASI (emaknya yg heboh beli ini-itu)...

udah ah, mari kerja lagi, minggu ini cuma 4workingdays (semangat!!!)

ini wajah abang di umur 4 bulan 3 minggu














Happy Monday people,
regards,
erikaida & Nuel