Minggu, 05 Januari 2014

Bimbingan Pra Nikah pertama


January, 6th 2014

Hari pertama masuk setelah Tahun Baru.. HAPPY NEW YEAR everypeople!

Tulisan ini bukan untuk menceritakan "apa yang kamu lakukan senin ini", "bagaimana senin mu", de-el-el, karena itu akan mem-bo-san-kan.

Sebenarnya blog ini dibuat untuk berbagi cerita menjelang Hari H. 
Yes! hari H ku 60 hari lagi, tepat 60 hari lagi.. dan banyak pertanyaan yg masih menggantung :)
- Apa yang sudah disiapkan?
- Apa yang perlu disiapkan lagi?
- Bagaimana kesiapan diri sendiri, kesiapan keluarga besar, kesiapan pasangan?
- Apa yang akan terjadi saat hr H nanti?
dan masih banyak lagi.....

Hari ini gw akan menceritakan kesiapan rohani dulu.. sebelum menikah, biasa dilakukan BIMIBINGAN PRA NIKAH..begitupun di gereja saya terdaftar.. gereja HKBP..
Sabtu kemarin,gw dan pasangan mengikuti bimbingan pertama kami selama 1 jam.
Kami datang ke gereja (sebelumnya janjian dengan Amang Pdt. Panjaitan jam 09.00 WIB), dan BPN kami baru mulai pukul 09.30 WIB..

---masuk ke ruangan Amang Pendeta---
A : Amang Pdt; E : Erika; P : pasangan

A : ya, kalian E & P, apakah kalian siap menikah?
E & P : *saling pandang,senyum dikulum, dan berkata malu2.. Ya, kami siap Amang :)
A : jadi apa syarat menikah 
---hening----

E (dengan sotoy) : umur, amang, harus cukup, seperti di iklan, harus sudah Sidi, harus dewasa
A : kata siapa itu?
E : hmmmm, di iklan amang... *diam*
(betapa malunya udah sotoy depan amang)

Singkat cerita, janganlah sotoy di depan Amang Pdt.. 
Akhirnya kami disuru membaca ayat Alkitab dari 
Kej 1 : 31a : "Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu sungguh amat baik."
Kej 2 : 24 : "Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan istrinya, sehingga keduanya menjadi satu daging."

Pada bagian yang di-bold ditekankan "seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya" --> ini berarti keDEWASAan, karena hanya orang dewasa yang mampu meninggalkan orang tuanya..

Jadii.. apakah syarat Dewasa???

1. mampu mengurus dirinya sendiri dan orang lain dengan bertanggung jawab 
--> artinya : orang itu harus mampu mengurus diri sendiri, tidak gampang marah apabila di-cuek-in orang lain karena ia mampu mengurus dirinya sendiri.

2. mampu bekerja sama, rukun dan hidup bersama dalam waktu yang tidak terbatas
--> saat menikah nanti kita dan pasangan pasti akan hidup bersama dalam waktu yg terbatas, apabila kita dewasa, kita akan mampu hidup bekerja sama, rukun, dll, dan bukan jadi masalah siapa yg matiin lampu, nutup pintu, nutup jendela, dll (contoh kecil dari amang pdt.)

3. Sabar
--> sabar disini artinya mampu mengendalikan dirinya sendiri dan orang lain.. mengendalikan diri sendiri seperti mampu mengendalikan mana keinginan vs kebutuhan.. 

4. Dapat membedakan Informasi vs Fakta
--> contoh : saat kita dapat info kalau suami kita jalan dengan wanita, apa yg harus kita lakukan sebagai wanita?
kalau gw, gw akan langsung sms atau nelp cami"kamu jalan sama siapa" ehhh.. jawaban ini malah diketawain amang pdt., apakah kerjaanmu hanya nelponin suamimu? *tertunduk malu*

Ternyataa... yang harus dilakukan : tanya ke si informasan, mereka melihat dimana, kalau di tempat umum.. ya wajarlah yaa di tempat umum, kenapa musti curiga.. (tapi dalam hati) ya tetep aja amang :( hehe...
tapi kalau si informan jawab di tempat khusus, nah! kita perlu curiga, si informan kok ke tempat khusus, jangan2 dia mata2in suami kita.. patut dicurigai..

Tapi, ya mungkin, kalo menurut gw wajar nanya kamu jalan sama siapa, bukan untuk mencurigai tapi lebih pada ke-ter-bu-ka-an... hehehe *alesan!*

5. ini yang terakhir.. mengampuni masa lalu bersama orang tuanya
--> saat kita menikah, jangan ada akar pahit yang masih tersisa, karena itu bisa jadi masalah dalam keluarga baru yang akan kita bangun. Ampunilah orang yg pernah berbuat salah pada kalian shg tidak ada akar pahit lagi :).. bukan hal yang mudah untuk mengampuni, tp demi masa depan keluarga kita.. marilah dicoba..

begitulah hasil bimbingan pertama kami.. kami banyak tertegur dari isi bimbingan ini.. kami belum menjadi pribadi yg dewasa, tp seperti kata amang pdt. dari bimbingan ini pribadi kita bukan langsung menjadi pribadi dewasa (scr instan), tidak ada pribadi yg dewasa sempurna, tp setidaknya dari bimbingan ini kami berdua belajar untuk menjadi pribadi yg lebih baik lagi, lebih dewasa, sehingga 2 bulan nanti amang pdt bisa melihat perbedaan E&P yang pertama datang kepadanya sudah lebih baik lagi dan sudah bisa menikah.. Amin :)

Bimbingan selanjutnya di minggu depan.. 11 Januari 2014 dengan syarat kedua untuk menikah yaitu saling mencintai.. Apakah kami berdua saling mencintai?

Jadi, utk menikah ada dua orang DEWASA yang SALING MENCINTAI.. sederhana tp rumit, saudara2...

Sampai ketemu di tulisan lainnya, tentang vendor mungkin :)

HAPPY MONDAY. GOD BLESS YOU!

-erikaida-

1 komentar: